OPEN MIND FOR THE BETTER LIFE

Insya Alloh bermanfaat…

  • Kicauan

  • RSS ARSIP PRIBADI

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Arsip

  • Blog Stats

    • 220,999 hits
  • maping visitor

  • save our future

  • indonesia sekarang

  • bandwidth test

    Test your Internet connection speed at Speedtest.net

  • Top Rank

Archive for the ‘mutiara kalbu’ Category

penyejuk jiwa

Rekam Jejak Kejadian Lampau (Refleksi Diri)

Posted by zulqarnain pada Agustus 19, 2015


jejak

Ada sebuah kata-kata yang pernah di dengar & coba saya renungkan :

“Dirimu yang sekarang adalah usaha yang telah kamu kerjakan selama ini”

Maksud dari kata-kata tersebut adalah yang ada pada diri kita saat ini baik yang kita miliki maupun yang sedang terjadi merupakan hasil perbuatan ataupun usaha yang kita lakukan pada masa lampau dan bisa dikatakan sebuah akumulasi perbuatan terdahulu. Jadi jangan pernah menyalahkan diri sendiri tetapi cobalah untuk mengingat apa yang sudah dilakukan pada saat terdahulu. Baik buruknya prilaku yang kita perbuat di masa lampau ataupun saat ini akan kita rasakan di masa yang akan datang. Dan cobalah untuk semaksimal mungkin melakukan yang terbaik di setiap harinya maupun waktu dengan memanfaatkan sebaik mungkin dan tolong di ingat jangan pernah muncul perasaan pamrih atau mengharapkan sesuatu dari perbuatan baik tersebut. Sepatutnya perbuatan baik tersebut kita kembalikan kepada Dzat Yang Maha Mulia yakni Sang Khaliq melalui do’a yang terucap melalui lisan dengan penuh rasa keikhlasan.

Mudahan pembaca maupun penulis bisa lebih baik lagi dalam melangkahkan kaki demi berjuang untuk menghidupi diri sendiri maupun keluarga yang dicintai serta diamanahi. Tidak luput selalu merefleksikan diri terhadap cermin kehidupan yang penuh dengan dinamika dan ketidak pastian. Akhir kata dalam tema ini mari kita renungkan dan membenahi sikap yang tidak baik dari perbuatan maupun lisan yang terucap secara langsung dan tidak langsung.

 

Salam hangat,

Abi Uwais @Balikpapan (Kota dengan slogan BERIMAN)

Posted in motivasi, mutiara kalbu, renungan, umum | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Malam terakhir Bulan Ramadhan ( malam laillatul qadar)

Posted by zulqarnain pada Juli 21, 2014


Menikmati malam-malam lail di tahun 2014 ini & menunggu keberkahan & ampunan-Nya.

OPEN MIND FOR THE BETTER LIFE

Tidak terasa seiring berjalannya bulan yang penuh berkah di tahun ini (2010), diri pribadi hingga saat ini masih diberi kesempatan untuk menikmati bulan yang penuh berkah yakni bulan Ramadhan. Banyak limpahan rahmat & hidayah pada bulan Ramadhan karena memang  pada bulan ini Sang Khaliq ( Yang Maha Pencipta ) membukakan pintu-pintu langit dengan selebar-lebarnya kepada mereka para hamba-Nya untuk mendapatkan serta mengaharapkan amupunan terhadap segala kesalahan & dosa-dosanya. Adapun penjelasan apa itu malam lailatul qadar berikut saya jabarkan :

Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al Quran Al Karim yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. Ummat Islam yang mengikuti sunnah Rasulnya tidak memasang tanda-tanda tertentu dan tidak pula menancapkan anak-anak panah untuk memperingati malam ini (malam Lailatul Qodar/Nuzul Qur’an, red), akan tetapi mereka bangun di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah.

Inilah wahai…

Lihat pos aslinya 1.370 kata lagi

Posted in bulan / tahun, motivasi, mutiara kalbu, renungan | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Cepat sembuh yaa Umi…..

Posted by zulqarnain pada Maret 27, 2014


ejkeaton_MFPgetwell

Sudah 1,5 hari ini menunggu sang dambaan hati di salah satu Rumah Sakit tempat kami tinggal. Karena mengalami lemah kandungan yang mungkin diakibatkan karena faktor kelelahan membuat sang ahli (dokter) menyarankan untuk bed rest (istirahat total) dengan pilihan rawat inap RS atau rumah. Namun karena kekhawatiran terhadap sang Umi akhirnya saya memutuskan untuk di rawat inap saja. Alasannya adalah :

1. Lebih intens untuk perawatan karena langsung di tangani tenaga medis.

2. Mudah termonitoring setiap pergerakan sang Umi.

3. Benar-benar melakukan bed rest karena jika di lakukan di rumah saya pun tidak yakin bisa benar-benar melakukan istirahat total. (mengingat Pekerjaan Rumah yang mau tidak mau harus dikerjakan)

4. Lebih rileksasi karena jauh dari pikiran jenuh & suara gaduh,

5. Membuat saya nyaman untuk dapat mengawasinya.

Itulah beberapa alasan kenapa saya memilih membaerikan option bed rest di RS  & semua ini saya lakukan untuk menjaga sang buah hati & Umi yang saya cintai.

 

Cepat sembuh yaa buat umi & sang buah hati yang tidak sabar ku menunggunya untuk terlahir di dunia ini…..

@Balikpapan (sambil menunggu umi yang dalam perawatan sembari melihat aktivitas warga yang sedang olahraga di lapangan merdeka).

Posted in mutiara kalbu, umum | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Sembuh dari sakit

Posted by zulqarnain pada Februari 11, 2014


sakit

Selama satu minggu kemaren saya mendapati sedang sakit. Sakit yang dialami oleh saya yakni sakit cacar jenis cacar air. Silahkan di baca tentang penyakit ini : http://id.wikipedia.org/wiki/Cacar_air, sakit ini mengilhami saya bahwa anugerah kesehatan yang diberikan oleh Yang Maha Mulia begitu berharganya & berharap sakit yang saya dapati dapat mengurangi dosa seperti di kutip dalam :

Hikmah dibalik sakit dan musibah diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda:

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.

(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

Maka dengan merujuk pada Hadist tersebut mudahan kita yang sedang tertimpa sakit dapat mengambil hikmah & bersabar untuk mendapatkan kesembuhan dari-Nya. Sesungguhnya segala urusan yang ada di bumi sebagai mahkluk yang bertuhan kita serahkan kepada yang mebuat urusan & hanya kepada-Nya lah kita memohon dengan penuh kerendahan hati sebagai makhluk yang lemah & tidak ada daya sedikitpun tanpa bantuan-Nya.

Sakit dan musibah merupakan pintu yang akan membukakan kesadaran seorang hamba bahwasanya ia sangat membutuhkan Allah Azza wa Jalla. Tidak sesaatpun melainkan ia butuh kepada-Nya, sehingga ia akan selalu tergantung kepada Robb-nya. Dan pada akhirnya ia akan senantiasa mengikhlaskan dan menyerahkan segala bentuk ibadah, doa, hidup dan matinya, hanyalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

“Hidup, jodoh & kematian adalah rahasia Sang Pencipta. Tunduk & memintalah dengan sebaik-baiknya meminta karena Tuhan-mu sungguh Maha Adil, Bijaksana & Penyayang kepada hamba-Nya yang selalu meminta kebaikan dari-Nya.”

@Balikpapa-menghirup udara pagi di kota BERIMAN.

(Dengan segala kerendahan hati semoga engkau yang sakit diberikan kesabaran & kesembuhan oleh Allah Ta’ala.)

Posted in musibah, mutiara kalbu, pengetahuanku, renungan, umum | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Rezeki atau Petaka….?

Posted by zulqarnain pada November 15, 2013


pemberian

Kontroversi sekali sepertinya judul yang mengawali tema kali ini. Setidaknya bisa sebagai bahan pembelajaran kita bersama. Secara garis besar rezeki bisa di artikan sebagai pemberian Sang Pencipta kepada para hamba-Nya yang hidup di muka bumi namun jika lebih di telaah kembali dengan seksama semua pemberian Tuhan juga bisa jadi sebagai ujian bagi hamba-Nya tersendiri. Ketika rezeki itu bisa membuat kita bahagia itu berarti kita sebagai makhluknya berpandai-pandai dalam memanfaatkannya namun akan menjadi sebuah masalah bilamana kita menyalahgunakan rezeki tersebut yang berujung kepada petaka yang akan terus menjerumuskan ke lubang hitam.

Petaka/masalah besar akan terjadi karena kita khilaf memanfaatkannya dari apa yang telah diberikan oleh-Nya, benar adanya ketika diberikan nikmat yang berlebih terkadang kita malah terlena dibuatnya. Inilah kenapa rezeki dapat berubah menjadi sebuah petaka jika tidak dimanfaatkan secara benar. Dewasa ini banyak sekali temuan terjadinya tindakan-tindakan negatif di kalangan masyarakat yang di akibatkan tidak lain karena ulahnya sendiri mulai dari rasa ketidak puasan (demo anarkis), pelecehan seksual (haus akan kenikmatan yang berlebih), korupsi (merasa kurang dengan yang dimiliki) dan masih penyimpangan-penyimpangan lainnya yang semakin hari semakin miris melihat serta mendengarkannya. Apakah separah ini kehidupan berbangsa & bernegara kita ini ?, jawabannya mungkin karena kita tidak pandai dalam mensyukuri pemberian-Nya.

Petaka tidak akan timbul jika kita mau selalua bersikap & berfikir positif. Di sini perlu adanya pencarian pengetahuan bagaimana cara berpola & berfikir positif. Mungkin pengetahuan itu tidak akan dibahas pada tulisan kali ini silahkan mencarinya di mana saja dengan pembimbing yang benar. Semua keinginan & rasa ingin memiliki itu baik tetapi akan menjadi hal yang buruk ketika memiliki rasa yang berlebih. Mari jangan terlalu menuruti sebuah hawa nafsu, emosi & ego semata. Pakailah ilmu dasar/basic/pengetahuan umum yang telah kita pelajari semasa sekolah dulu. Pergunakanlah rezekimu dengan baik sebelum Tuhan mencabut semuanya hingga kita merasa tidak memiliki apa-apa lagi.

Kawan, keluarga & rekan adalah rezeki yang tak ternilai harganya. Jadilah yang bermanfaat buat mereka & biasakan diri menjadi seorang yang bertanggung jawab kepada lingkungan sekitar. Jauh kan lah marabahaya/petaka dari diri kita akibat ulah yang tidak bertanggung jawab dari kecerobohan yang diperbuat oleh sisi negatif yang tidak lumrah dari diri kita. Sudah sepantasnya insan yang baik memperlakukan dirinya sebagai contoh yang baik buat semuanya, bukankah kita hanya sedang melakukan perjalanan di dunia ini menuju ke tempat yang abadi yang dimiliki oleh-Nya.

Rezeki atau petaka….?

Zulqarnain

Penulis Lepas sebuah Blog yang sederhana…..

Posted in motivasi, mutiara kalbu, renungan | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Mengapa Harus Bermanhaj Salaf ?

Posted by zulqarnain pada Agustus 30, 2013


salaf

Orang-orang yang hidup pada zaman Nabi adalah generasi terbaik dari umat ini. Mereka telah mendapat pujian langsung dari Allah dan Rasul-Nya sebagai sebaik-baik manusia. Mereka adalah orang-orang yang paling paham agama dan paling baik amalannya sehingga kepada merekalah kita harus merujuk.

Manhaj Salaf, bila ditinjau dari sisi kalimat merupakan gabungan dari dua kata; manhaj dan salaf. Manhaj dalam bahasa Arab sama dengan minhaj, yang bermakna: Sebuah jalan yang terang lagi mudah. (Tafsir Ibnu Katsir 2/63, Al Mu’jamul Wasith 2/957).

Sedangkan salaf, menurut etimologi bahasa Arab bermakna: Siapa saja yang telah mendahuluimu dari nenek moyang dan karib kerabat, yang mereka itu di atasmu dalam hal usia dan keutamaan. (Lisanul Arab, karya Ibnu Mandhur 7/234). Dan dalam terminologi syariat bermakna: Para imam terdahulu yang hidup pada tiga abad pertama Islam, dari para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tabi’in (murid-murid shahabat) dan tabi’ut tabi’in (murid-murid tabi’in). (Lihat Manhajul Imam As Syafi’i fii Itsbatil ‘Aqidah, karya Asy Syaikh Dr. Muhammad bin Abdul Wahhab Al ‘Aqil, 1/55).

Berdasarkan definisi di atas, maka manhaj salaf adalah: Suatu istilah untuk sebuah jalan yang terang lagi mudah, yang telah ditempuh oleh para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tabi’in dan tabi’ut tabi’in di dalam memahami dienul Islam yang dibawa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Seorang yang mengikuti manhaj salaf ini disebut dengan Salafy atau As Salafy, jamaknya Salafiyyun atau As Salafiyyun. Al Imam Adz Dzahabi berkata: “As Salafi adalah sebutan bagi siapa saja yang berada di atas manhaj salaf.” (Siyar A’lamin Nubala 6/21).

Orang-orang yang mengikuti manhaj salaf (Salafiyyun) biasa disebut dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah dikarenakan berpegang teguh dengan Al Quran dan As Sunnah dan bersatu di atasnya. Disebut pula dengan Ahlul Hadits wal Atsar dikarenakan berpegang teguh dengan hadits dan atsar di saat orang-orang banyak mengedepankan akal. Disebut juga Al Firqatun Najiyyah, yaitu golongan yang Allah selamatkan dari neraka (sebagaimana yang akan disebutkan dalam hadits Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash), disebut juga Ath Thaifah Al Manshurah, kelompok yang senantiasa ditolong dan dimenangkan oleh Allah (sebagaimana yang akan disebutkan dalam hadits Tsauban). (Untuk lebih rincinya lihat kitab Ahlul Hadits Humuth Thaifatul Manshurah An Najiyyah, karya Asy Syaikh Dr. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali).

Manhaj salaf dan Salafiyyun tidaklah dibatasi (terkungkung) oleh organisasi tertentu, daerah tertentu, pemimpin tertentu, partai tertentu, dan sebagainya. Bahkan manhaj salaf mengajarkan kepada kita bahwa ikatan persaudaraan itu dibangun di atas Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan pemahaman Salafush Shalih. Siapa pun yang berpegang teguh dengannya maka ia saudara kita, walaupun berada di belahan bumi yang lain. Suatu ikatan suci yang dihubungkan oleh ikatan manhaj salaf, manhaj yang ditempuh oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para sahabatnya.

Manhaj salaf merupakan manhaj yang harus diikuti dan dipegang erat-erat oleh setiap muslim di dalam memahami agamanya. Mengapa? Karena demikianlah yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al Quran dan demikian pula yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di dalam Sunnahnya. Sedang kan Allah telah berwasiat kepada kita: “Kemudian jika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagi kalian) dan lebih baik akibatnya.” (An Nisa’: 59)

Adapun ayat-ayat Al Quran yang menjelaskan agar kita benar-benar mengikuti manhaj salaf adalah sebagai berikut: 1. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Tunjukilah kami jalan yang lurus. Jalannya orang-orang yang telah Engkau beri nikmat.” (Al Fatihah: 6-7)

Al Imam Ibnul Qayyim berkata: “Mereka adalah orang-orang yang mengetahui kebenaran dan berusaha untuk mengikutinya…, maka setiap orang yang lebih mengetahui kebenaran serta lebih konsisten dalam mengikutinya, tentu ia lebih berhak untuk berada di atas jalan yang lurus. Dan tidak diragukan lagi bahwa para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, mereka adalah orang-orang yang lebih berhak untuk menyandang sifat (gelar) ini daripada orang-orang Rafidhah.” (Madaarijus Saalikin, 1/72).

Penjelasan Al Imam Ibnul Qayyim tentang ayat di atas menunjukkan bahwa para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang mereka itu adalah Salafush Shalih, merupakan orang-orang yang lebih berhak menyandang gelar “orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah” dan “orang-orang yang berada di atas jalan yang lurus”, dikarenakan betapa dalamnya pengetahuan mereka tentang kebenaran dan betapa konsistennya mereka dalam mengikutinya. Gelar ini menunjukkan bahwa manhaj yang mereka tempuh dalam memahami dienul Islam ini adalah manhaj yang benar dan di atas jalan yang lurus, sehingga orang-orang yang berusaha mengikuti manhaj dan jejak mereka, berarti telah menempuh manhaj yang benar, dan berada di atas jalan yang lurus pula.

Baca entri selengkapnya »

Posted in ilmu agama, mutiara kalbu, renungan, umum | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Idul Fitri 1434 H / 2013 M

Posted by zulqarnain pada Agustus 8, 2013


idul fitri 2013

Taqqobalahu Minna Waminkum, Taqoballahu Ya Karim,

Amin…

Zulqarnain & Family

@sedang melaksanakan tugas

Posted in idul fitri, mutiara kalbu, umum | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Waktu-waktu utama dalam berdo’a (mustajab)

Posted by zulqarnain pada April 19, 2013


koleksi doa harian

Menurut Ibnu ‘Atha’, rukun-rukun doa itu, ialah: Kehadiran hati bila berdoa, serta tunduk menghinakan diri kepada Allah. Sayap-sayapnya, ialah: berdoa dengan sepenuh kemauan dan keikhlasan yang timbul dan lubuk jiwa dan bertepatan dengan waktunya. Sebab utama doa diterima ialah bershalawat kepada Nabi sebelum berdoa.

Waktu-waktu untuk berdoa, ialah:

1. Pada bulan Ramadhan, terutama pada malam Lailatul Qadar.
2. Pada waktu wukuf di ‘Arafah, ketika menunaikan ibadah haji.
3. Ketika turun hujan.
4. Ketika akan memulai shalat dan sesudahnya.
5. Ketika menghadapi barisan musuh dalam medan peperangan.
6. Di tengah malam.
7. Di antara adzan dan iqamat.
8. Ketika I’tidal yang akhir dalam shalat.
9. Ketika sujud dalam shalat.
10. Ketika khatam (tamat) membaca Al-Quran 30 Juz.
11. Sepanjang malam, utama sekali sepertiga yang akhir dan waktu sahur.
12.Sepanjang hari Jumat, karena mengharap berjumpa dengan saat ijabah (saat diperkenankan doa) yang terletak antara terbit fajar hinggaterbenam matahari pada hari Jumat itu.
13. Antafa Zhuhur dengan ‘Ashar danantara ‘Ashar dengan Maghrib.
14. Pada waktu pengajian (belajar) di suatu majelis.
15 Pada waktu minum air zam-zam.

Mudahan bisa di amalkan untuk diri pribadi & pembaca blog.

Refrensi :

http://www.facebook.com/pages/ON-THE-SPOT-7-Kejadian-Langka-dan-Spektakuler-di-Seluruh-Dunia/123776990993146?ref=stream&hc_location=stream

@Balikpapan

Zulqarnain

Posted in do'a, mutiara kalbu, umum | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

Kesederhanaan dalam bersikap

Posted by zulqarnain pada Maret 12, 2013


1335889584466221635

Jujur saya adalah salah satu orang yang senang megikuti hal-hal yang baik dari segi berfikir, ilmu maupun dalam bersikap dari siapa saja. Karena itu sudah sepantasnya saya berbagi kepada pembaca. Tanpa kita sadari umur kita semakin berkurang bukan seperti banyak dikatakan di luar sana bahwa umur akan semakin panjang malah sebaliknya kesempatan kita untuk hidup semakin sedikit. Sudah sewajarnya kita sebagai orang yang beragama untuk mulai bersikap semestinya. Untukmu adik-adikku yang beranjak dewasa mulailah dengan membangun karakter yang berbudi luhur yang mengedepankan atitude & pola pikir yang baik dimulai dari detik ini. Sangatlah sulit membangunnya hingga harus melawan arus & terpaan badai yang sangat kencang sekali namun mudah sekali untuk kita menghancurkannya sedetik pun kalau saja ingin.

Jika ditanya atau ingin ada yang bertanya pasti dengan kalimat “Dari mana kita/saya memulainya?”,  hal senada pun banyak dilontarkan oleh adik-adik dimanapun berada. Jawabannya sebenanarnya simple mari kita memulainya dengan bersikap atau berpola dengan prilaku sederhana. Maksudnya adalah kita menjadikan atau memposisikan diri sebagaimana mestinya sesuai dengan porsi & kemampuan dari diri kita. Jika kita menyadari bahwa diri kita secara lahiriah adalah makhluk yang tidak memiliki apa-apa, tidak membawa bekal apapun yang mana atas kehendak-Nya lah kita memiliki apa-apa yang ada pada kita saat ini. Yaa… seperti itu pula seharusnya kita mau berfikir bahwa terlahir di dunia tidak ada apa-apanya dan sewajarnya kita menjadi pribadi yang sederhana yang mau selalu belajar, bersosialisasi & menerima kelemahan sebagai perwujudan makhluk yang tidak sempurna karena kesempurnaan adalah milik Sang Illahi.

Sudah mau berbagi & meringankan beban orang lain adalah bagian dari perwujudan sikap sederhana kita yang tidak angkuh dan mau mengulurkan tangan kepada siapa saja yang membutuhkan & tentunya disesuaikan dengan porsi kemampuan kita. Bersikap sederhana bisa ditunjukkan dengan sikap bijak dalam mengambil keputusan. Karena sebuah keputusan adalah hal yang tidak bisa di ulang kembali & tidak dapat diganggu gugat. Mematangkan pikiran serta prilaku yang baik untuk dapat  menjadi makhluk dengan meraih keberuntungan adalah hal yang baik. Sudah saatnya untuk adik-adikku memulainya dengan sikap yang bijak dan adil dalam penentuan masa depan yang baik. Jadilah pribadi yang selalu sederhana dalam bersikap & menjadi manusia seutuhnya. Genggamlah keyakinanmu,dengarlah nasihat yang baik, belajarlah dari mereka yang telah memiliki masa lalu & kerjakan dari apa yang telah kau dapati atas semua itu kelak kau akan mengeahui seberapa besar manfaatnya & menjadikan pengelaman yang patut di bagi buat regenerasi mu di masa akan datang.

 

young, smart &  talent. It’s a good choice. 

Balikpapan Tengah Malam 

Posted in motivasi, mutiara kalbu, renungan, umum | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »