OPEN MIND FOR THE BETTER LIFE

Insya Alloh bermanfaat…

  • Kicauan

  • RSS ARSIP PRIBADI

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Arsip

  • Blog Stats

    • 217,566 hits
  • maping visitor

  • save our future

  • indonesia sekarang

  • bandwidth test

    Test your Internet connection speed at Speedtest.net

  • Top Rank

Membuat mirror repository sendiri

Posted by zulqarnain pada Juli 27, 2011


Mirror repository sangat dibutuhkan sekali oleh bangsa kita, dan tidak disadari pula telah banyak yang membuat repository untuk keperluan jaringan lokal. Permasalahan yang muncul adalah kesetaraan isi repository milik kita dengan server repository yang lain. ketidaksesuain ini dapat menyebabkan kesalahan update paket2 yang bersangkutan dan mengakibatkan beberapa aplikasi tidak dapat berjalan dengan baik pada Sistem Operasi.

Bagaimana caranya agar server repository kita dapat singkron dengan Server mirror lain? jawabanya.. kita dapat menggunakan debmirror, rsync atau apt-mirror. dalam kesempatan kali ini saya akan mengajak kita semua untuk membuat mirror ubuntu di server milik kita sendiri. ada pun kelengkapan yang harus dimiliki adalah:

1. Koneksi Internet

2. Bandwidth yang lumayan

3. Freespace di hardisk yang banyak (minimal 60GB lah buat spare :d )

baiklah, berikut adalah step by stepnya:

1. buat direktory mirror, saya menggunakan direktory /home/mirror

$ sudo mkdir /home/mirror && cd /home/mirror

2. Install Debmirror

$ sudo apt-get install debmirror

3. Buat direktory mirror untuk ubuntu

$ sudo mkdir ubuntu

4. silakan kopi dan salin script di lampiran untuk proses mirroring, dan namakan dengan mirror.ubuntu.sh dan simpan di /home/mirror/mirror.ubuntu.sh

$ sudo nano /home/mirror/mirror.ubuntu.sh

isi dengan :

debmirror -m    –passive \
–host=mugos.ums.ac.id \
–root=ubuntu \
–method=http \
–progress \
–dist=feisty,feisty-updates,feisty-security \
–section=main,restricted,universe,multiverse \
–arch=i386,amd64 \
–nosource \
–nocleanup \
–getcontents \
–nosource –ignore-release-gpg –ignore-missing-release \
/home/mirror/ubuntu

5. ubah permisi untuk berkas tersebut

$ sudo chmod +x mirror.ubuntu.sh

6. silakan tunggu karena mirror anda sedang dibangun

7. Install webserver, anda dapat menggunakan apache2 atau lighttpd

$ sudo apt-get install apache2 # jika anda menggunakan apache

$ sudo apt-get install lighttpd # jika anda menggunakan lighttpd

8. Buat link untuk pengaksesan web agar supaya mirror kita dapat diakses dari luar

$ sudo ln -s /home/mirror/ubuntu /var/www/ubuntu

9. singkronkan selalu dengan server repository, dapat menggunakan anacron untuk melakukanya

$ sudo crontab -e

isikan dengan * 5,22,10,15 * * * cd /home/ftp && /home/mirror/mirror.ubuntu.sh

simpan dan repository akan di cek pada jam 5, 10, 15 dan 22

Selesai, mudah bukan?, selanjutanya silahkan di akses pada sisi client menggunakan alamat ip atau dns server anda yang dijadikan mirror server seperti di bawah ini :

$ sudo nano /etc/apt/sources.list

deb http://[ip address]/ubuntu [ubuntu-versi] main restricted universe multiverse
deb http://[ip address]/ubuntu [ubuntu-versi]-updates main restricted universe multiverse
deb http://[ip address]/ubuntu [ubuntu-versi]-security main restricted universe multiverse

$ sudo apt-get update

Moga bermanfaat…

Refrensi :

1. Google

2. http://kmte.ukm.ums.ac.id/?p=81

3. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Membuat_Repository_Ubuntu_Lokal_menggunakan_debmirror

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: