OPEN MIND FOR THE BETTER LIFE

Insya Alloh bermanfaat…

  • Kicauan

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • RSS ARSIP PRIBADI

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Arsip

  • Blog Stats

    • 235.439 hits
  • maping visitor

  • save our future

  • indonesia sekarang

  • bandwidth test

    Test your Internet connection speed at Speedtest.net

  • Top Rank

Archive for Maret 18th, 2011

Dasar Elektronika (Post II)

Posted by zulqarnain pada Maret 18, 2011


### Konsep Dasar ###


Untuk bisa memahami konsep elektronika sebelumnya kita harus tahu teori dasarnya untuk di implementasikan. Teori tersebut di dasarkan atas sebuah penelitian oleh sang penemunya dan di jadikan acuan atau hukum sebagai pedoman dalam pengembangan sebuah rangkaian arus listrik pada sebuah komponen.

Adapun bunyi hukum tersebut lebih dikenal dengan bunyi hukum Kirchoff  & Hukum Ohm.

# Hukum Khirchoff.

HUKUM KIRCHOFF  I (source : alljabbar.wordpress.com)

Di pertengahan abad 19 Gustav Robert Kirchoff (1824 – 1887) menemukan cara untuk menentukan arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian di kenal dengan Hukum Kirchoff. Hukum ini berbunyi :

“ Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan”.

Yang kemudian di kenal sebagai hukum Kirchoff I.

Kuat Arus memiliki simbol (I) dengan satuan (A) Ampere.

* Secara matematis dinyatakan dengan Rumus :

* Bila digambarkan dalam bentuk rangkaian bercabang maka akan diperoleh gambaran sebagai berikut :

I masuk = I1+I2+I3

* Illustrasi apabila Arus Listrik memilik jumlah muatan dalam setiap arusnya :

Diketahui jumlah Arus yang masuk (I1) = 10 A dimana arus tersebut akan melalui sebuah percabangan pada rangkaian dimana I1 = 3 A, I2 = 2 A & I3 = … A.  Berapakah nilai atau jumlah besarnya muatan pada I3 bilamana kita memkai hukum Khirchoff I sebagai acuannya ???

Bila merujuk pada hukum Khirchoff I maka di dapat Rumus :

Imasuk = I keluar

Imasuk = I1+I2+I3+….+In

Imasuk = 10 A (Imasuk)

I masuk = I1+I2+I3, dimana I1=3A, I2=2A & I3=…. A

Imasuk= I1+I2+I3

10    = 3 + 2 + I3

10    = 5 +I3

I3     = 10 – 5

I3     = 5A

maka di dapat untuk hasil I3 = 5 A, karena bilamana ditambahkan dengan I1, I2 & I3 di peroleh jumlah yang sebanding dengan Imasuk. Demikian illustrasi atau penerapan hukum Khirchoff I pada suatu rangkaian arus listrik.

# HUKUM KIRCHOFF II (source : wahab.blog.dada.net)

Hukum Kirchoff secara keseluruhan ada 2, setelah yang diatas dijelaskan tentang hukum beliau yang ke 1. Hukum Kirchoff Baca entri selengkapnya »

Posted in elektronika, pengetahuanku, Teknologi, umum | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Dasar Elektronika (Post I)

Posted by zulqarnain pada Maret 18, 2011


### Sejarah & Pengertian ###

 

Di era serba digital & selalu berhubungan dengan listrik mengharuskan kita sebagai seorang insan manusia yang hidup di era ini dituntut untuk bisa memahami konsep elektronika dasar sebagai barometer untuk dasar mengetahui sebuah proses yang terjadi pada komponen elktronik atau elektronika setidaknya mengerti, sebenarnya saat kita duduk di bangku sekolah dasar-dasar elektronika sudah kita pelajari seperti belajar sebuah rangkaian arus listrik sederhana, mengenal komponen elktronika hingga mengukur tegangan, arus listrik &  hambatan.

Sebenarnya saya juga baru mengulang lagi sambil mengingat-ngingat pelajaran yang pernah di dapat pada waktu di bangku sekolah yang masih sedikit mendapatkan praktek langsung. Untuk memulainya ada baiknya kita megenal terlebih dahulu mengenal sejarahnya & mengetahui apa sebenarnya elektronika :

# The History

Sejarah elektronika dimulai dari abad ke-20, dengan melibatkan tiga buah komponen utama yaitu tabung hampa udara (vacuum tube), transistor dan sirkuit terpadu (integrated circuit). Pada tahun 1883, Thomas Alva Edison berhasil menemukan bahwa electron bisa berpindah dari sebuah konduktor ke konduktor lainnya melewati ruang hampa. Baca entri selengkapnya »

Posted in elektronika, global, umum | Dengan kaitkata: | 1 Comment »