OPEN MIND FOR THE BETTER LIFE

Insya Alloh bermanfaat…

  • Kicauan

  • RSS ARSIP PRIBADI

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Arsip

  • Blog Stats

    • 217,639 hits
  • maping visitor

  • save our future

  • indonesia sekarang

  • bandwidth test

    Test your Internet connection speed at Speedtest.net

  • Top Rank

Hirarki Direktori Linux

Posted by zulqarnain pada Juli 5, 2010


Berbicara mengenai sebuah operating sytem tidak jauh dari struktur direktori di dalamnya yang memiliki fungsi & peranan masing-masing untuk menunjang berjalannya kebutuhan dari kinerja operating system tersebut. Ada baiknya kita langsung meninjau & menjabarkan peranan masing-masing dari hirarki file system yang tentunya ada pada operating system Linux, langsung di simak :

# / (root)

Direktori ini terletak pada level teratas dari struktur direktori Linux. Direktori root diberi tanda / atau slash. Direktori ini biasanya hanya terdiri dari direktori-direktori lainnya yang terletak pada level dibawah level direktori root, berfungsi untuk menjembatani atau mengakses semua direktori di dalamnya guna mengkustomisasi dari Operating system dimana  user/admin yang memilik akses/privilage yang dapat mengaturnya.

# /bin

Direktori ini berisi program-program yang esensial agar sistem operasi dapat bekerja dengan benar. Dalam direktori ini dapat ditemukan perintah-perintah navigasi, program-program shell, perintah pencarian. Bin adalah singkatan dari kata binary. Di Linux sebuah binary adalah file yang dapat dieksekusi (executable).

Sebagian besar dari perintah dalam UNIX merupakan binary, perintah-perintah tersebut merupakan program-program kecil yang dapat dieksekusi oleh pengguna.

Ada beberapa perintah yang disebut perintah built-in dimana fungsi tersebut dikendalikan oleh program shell, sehingga mereka tidak beroperasi sebagai binary yang terpisah.

Terkadang direktori bin terhubung ke direktori lain yang dinamakan /usr/bin. Direktori /usr/bin biasanya adalah lokasi sebenarnya dari binary-binary pengguna disimpan.Dalam hal ini, /bin adalah gerbang untuk mencapai /usr/bin.

# /dev

Direktori ini berisi berkas-berkas alat (file devices) atau alat I/O. Sistem Linux menganggap semuanya sebagai file (berkas). Monitor, CD-ROM, printer dianggap hanya sebagai sebuah file oleh sistem operasi. Jika Linux memerlukan perangkat-perangkat tersebut maka Linux akan mencarinya ke direktori dev.

#/etc

Direktori yang dibaca et-see ini berisi beberapa file-file konfigurasi pengguna dan sistem, seperti file konfigurasi kata sandi (password), group yang ada dikomputer, dan pesan untuk hari ini.

#/lib

Direktori ini berisi pustaka-pustaka (libraries) yang dibagi (shared). Pustaka ini adalah rutin perangkat lunak (software routines) yang digunakan lebih dari satu bagian dari sistem operasi. Ketika kita menginstalasi perangkat lunak yang baru maka ada pustaka-pustaka baru yang ditambahkan ke direktori lib.

Jika pada saatmenjalankan aplikasi terdapat pesan error, hal ini diakibatkan ada pustaka yang hilang dari direktori lib. Aplikasi di Linux biasanya memeriksa lib ketika melakukan instalasi, untuk memeriksa apakah pustaka-pustaka yang diperlukan oleh aplikasi sudah tersedia atau belum. Jika sudah tersedia, Linux biasanya tidak menimpa pustaka tersebut.

#/sbin

Direktori ini berisi binary-binary juga seperti pada direktori bin. Bedanya binary-binary pada direktori ini berhubungan dengan fungsi-fungsi sistem administrasi. Binary-binary ini bukan yang biasa digunakan oleh pengguna tetapi digunakan agar komputer dapat beroperasi secara efisien. Biasanya hanya dapat dijalankan oleh user yang tertinggi (root)

#/usr

Direktori ini terdiri dari banyak direktori seperti pada direktori root. Direktori ini berisi berkas-berkas yang dapat diakses oleh para pengguna (user) biasa. Struktur dari direktori ini mirip dengan struktur direktori “/”. Beberapa direktori yang terdapat dalam direktori ini berhubungan dengan direktori yang ada di direktori /.

#/var

Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary). Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan dalam direktori seperti “/etc”. Oleh karena itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var.

Ringkasan :

/root = direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

/bin = berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user

/boot    = berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image

/dev = berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem

/etc        = berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diubah oleh super user

/home = berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu

/lib = berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

/mnt = direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori

/proc = berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat

/sbin = sama seperti direktori bin, tetapi hanya super user yang sebaiknya menggunakan binary-binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang  terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem

/tmp = berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan

/usr = berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user

/var = berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Moga dengan adanya artikel ini kita bisa lebih mengenal & memajukan dunia open source serta mengurangi pembajakan software di tanah air.

refrensi :

– wikipedia : http://en.wikipedia.org/wiki/Filesystem_Hierarchy_Standard

–  http://bojonegoro.linux.or.id/2008/11/hirarki-filesystem-di-linux/

blog post by,

http://zulqarnain.web.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: